Selarakta

Beranda / Tentang

Tentang
Potret Diri Kanya dalam Polivisi

Tentang

Informasi tentang situsweb ini dan penulisnya.

The human body is the best picture of the human soul.

Ludwig Wittgenstein

Nurbaiti Fitriyani juga dikenal sebagai Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya ialah penulis cerpen, esai budaya, dan peneliti dalam bidang seni film. Ia berasal dari Kudus, bersama suaminya, Nashrullah Ali Fauzi, saat ini ia berbasis di Ciputat, Indonesia. Ia memiliki gelar Sarjana Seni (S.Sn.) dari Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta.

Tabel Konten
  1. Tentang Penulis 
    1. Nama Lahir 
    2. Pseudonym 
    3. Portofolio 
    4. Resume 
    5. Curriculum Vitae 
  2. Tentang Situsweb 
    1. Selarakta 
    2. Logo 
    3. Mesin Web 
  3. Kontak 

Ia lebih karib–dan nyaman sebagai preferensi–disapa ”Kanya”. kendati nama asali hitam di atas putih secara kewarganegaraan ialah Nurbaiti Fitriyani. Dalam kepenulisan di bidang akademik dan untuk menunjang urusan resmi seperti pencatatan sipil, ijazah, akun rekening bank, pekerjaan, dan tetek-bengek resmi lainnya ia tentu menggunakan nama Nurbaiti Fitriyani, tetapi pada waktu menulis perihal non-akademik, seperti karya sastra atau esai populer misalnya, ia menggunakan nama Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya.

Tentang Penulis 

Nama Lahir 

Nurbaiti Fitriyani a.k.a. Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya menamatkan sarjana dengan tugas akhir berjudul Rekonsiliasi antara Suara dan Tatapan Perempuan dalam Layar: Telaah Lokus Audiovisual atas Karakter Perempuan Terhadap Film “Rayya: Cahaya di Atas Cahaya” di mayor Kajian Sinema, Fakultas Film dan Televisi, Institut Kesenian Jakarta.

Sebelum memasuki Kajian Sinema, ia mendalami kepenulisan jurnalistik dan sastra secara independen. Barangkali karena kurang pandai berbicara, maka ia menggunakan jurnalistik sebagai medium untuk memaparkan suatu gagasan dengan logika yang tepat dan bernas. Sementara dengan sastra, gagasan yang ia tulis menjadi lebih dapat diakses keterbacaannya oleh khalayak.

Berawal dari mendalami seni film, baik dalam pengkajian maupun penciptaan, ia menjadi tertarik untuk masuk lebih dalam ke bidang kajian budaya dan media, khususnya budaya visual: seni film, fotografi, seni rupa, media daring, dan segala hal yang bersangkut-paut terhadap audiovisual lainnya.

Pseudonym 

Dengan keputusan tertentu, maka sejak 3 Juli 2020 ia mengganti atau merubah nama dari Nurbaiti Fitriyani menjadi Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya.

Di samping adalah perihal sunah tatkala memperbaharui nama, pada dasarnya nama barunya ini adalah suara doa agar ia lebih baik daripada ketika ia hidup dan berkehidupan dengan menggunakan nama lawas yang sudah terjelaskan di atas. Suara doa dalam nama baru tersebut adalah menyangkut ijtihad kehidupan barunya yang sudah dan akan dijalaninya di masa depan, waktu yang bukan wewenangnya untuk mendahului.

Setelah ia mendeklarasikan perubahan nama, maka ketika ia dipanggil dengan sebutan Kanya, artinya adalah ejawantah dari kesemuanya yakni, Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya. Dan, ia sebagai Kanya semadyanya tidak ada keterkaitan dengan masa lalu yang tidak baik dalam kehidupannya. Perjalanan kehidupannya selanjutnya adalah tiada lain selain sebagai Kanya, kendati ia tetap menyematkan nama lawasnya, yakni Nurbaiti Fitriyani, untuk urusan resmi.

Demikianlah. Bahwa untuk menulis karya kreatif seperti puisi, cerpen, dan/atau novel, ia lebih nyaman menggunakan nama Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya. Sementara untuk urusan dan keperluan administratif, nama Nurbaiti Fitriyani tetaplah menjadi keterwakilan atasnya.

Portofolio 

Portofolio publik milik Nurbaiti Fitriyani a.k.a. Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya ada di repositori akun Github https://github.com/nurbaitifitriyani/portofolio. Atau dapat juga dilihat di laman:

Resume 

Resume publik milik Nurbaiti Fitriyani a.k.a. Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya ada di repositori akun Github https://github.com/nurbaitifitriyani/resume. Atau dapat juga dilihat di laman:

Curriculum Vitae 

Curriculum Vitae publik milik Nurbaiti Fitriyani a.k.a. Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya ada di repositori akun Github https://github.com/nurbaitifitriyani/curriculum-vitae. Atau dapat juga dilihat di laman:

Tentang Situsweb 

Nama Selarakta terdiri dari dua kata, yakni ‘sela’ yang memiliki makna ‘batu permata’ dan ‘rakta’ mempunyai arti ‘merah’. Keduanya bermuasal dari bahasa Kawi. Dalam bahasa Inggrisnya bisa disebuat sebagai ‘red stone’.

Selarakta 

Kenapa ia tidak menggunakan Nurbaiti Fitriyani atau Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya sebagai nama situsweb ini? Ia memilih menggunakan nama situsweb yang netral, sebab ia memakai dua nama dalam dua bidang: akademik dan non-akademik. Tentu ia harus punya medium yang netral untuk memuat segala hal yang bersangkut-paut dengan dua namanya, baik Nurbaiti Fitriyani ataupun Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya. Baginya, nama Selarakta adalah opsi yang tepat dan madya sebagai medium yang dipakainya.

Logo Selarakta adalah tujuh batu yang membuntuk kura-kura dengan warna palet Aurora. Sementara tipelogo ‘Selarakta’ dengan warna palet Frost tersebut menggunakan fon sumber terbuka, Podkova. Warna palet Aurora dan Frost merupakan bagian dari tema Nord.

Mesin Web 

Lihat kolofon.

Kontak 

Lihat kontak.